Mata Perih dan Lelah Saat Menatap Layar? Kenali Penyebab dan Solusinya

Mata Perih dan Lelah Saat Menatap Layar? Kenali Penyebab dan Solusinya

Di era digital, hampir semua aktivitas kita—bekerja, belajar, hingga hiburan—melibatkan layar. Tak heran banyak orang mulai mengeluhkan mata perih, lelah, kering, atau bahkan berair setelah terlalu lama menatap gawai. Kondisi ini dikenal sebagai Computer Vision Syndrome (CVS) atau digital eye strain.

 

Masalah ini bukan hanya dialami oleh pekerja kantoran, tetapi juga pelajar, gamer, hingga pengguna ponsel yang aktif. Memahami penyebab dan cara mengatasinya sangat penting agar kesehatan mata tetap terjaga.

 

Penyebab Mata Perih dan Lelah Akibat Menatap Layar, antara lain:

 

  • 1. Jarang Berkedip

Saat fokus menatap layar, frekuensi berkedip dapat berkurang hingga 50%. Padahal, berkedip penting untuk menjaga kelembapan alami mata.

 

  • 2. Cahaya Biru dari Layar

Paparan cahaya biru (blue light) dapat menyebabkan ketegangan mata, membuat mata cepat lelah, dan mengganggu kenyamanan visual.

 

  • 3. Pencahayaan Ruangan Tidak Tepat

Ruangan yang terlalu terang, terlalu gelap, atau terdapat pantulan cahaya (glare) dapat memaksa mata bekerja lebih keras.

 

  • 4. Jarak dan Posisi Layar Tidak Ideal

Layar yang terlalu dekat atau terlalu tinggi dapat menyebabkan mata dan otot sekitar bekerja ekstra.

 

  • 5. Pemakaian Gawai Tanpa Istirahat

Menatap layar berjam-jam tanpa memberi jeda pada mata merupakan pemicu utama mata lelah.

 

Saat mata bekerja terlalu keras dalam waktu lama, tubuh biasanya memberikan beberapa sinyal bahwa mata mulai mengalami kelelahan. Beberapa tanda yang umum dirasakan antara lain:

  • 1. Mata terasa perih atau panas
  • 2. Mata kering atau sebaliknya justru berair
  • 3. Penglihatan kabur sementara
  • 4. Sakit kepala atau tegang di sekitar dahi
  • 5. Sensitif terhadap cahaya
  • 6. Mata cepat lelah saat membaca

 

Jika gejala diabaikan terlalu lama, ketidaknyamanan dapat bertambah dan mengganggu produktivitas.

 

Apabila Anda merasakan tanda-tanda mata perih ataupun lelah, Anda bisa melakukan beberapa cara sederhana untuk mencegah kondisi Kesehatan mata yang semakin memburuk, dengan cara:

 

  • 1. Terapkan Aturan 20-20-20

Setiap 20 menit, alihkan pandangan selama 20 detik ke objek berjarak 20 kaki (sekitar 6 meter). Cara sederhana ini terbukti efektif mengurangi ketegangan mata.

 

  • 2. Gunakan Artificial Tears (Obat Tetes Air Mata Buatan)

Tetes mata ini membantu menjaga kelembapan dan mencegah mata kering.

 

  • 3. Atur Pencahayaan Ruangan

Hindari pantulan cahaya pada layer. Atur brightness agar tidak terlalu terang atau terlalu gelap. Gunakan mode dark mode jika lebih nyaman

 

  • 4. Jaga Jarak dan Posisi Layar

Idealnya layar berjarak 50–70 cm dari mata. Posisi layar sedikit lebih rendah dari garis pandang. Gunakan huruf dengan ukuran cukup besar

 

  • 5. Istirahatkan Mata Secara Berkala

Cobalah berhenti sejenak setiap 1–2 jam untuk mengistirahatkan mata sepenuhnya.

 

  • 6. Gunakan Filter Blue Light atau Kacamata Anti Radiasi

Fitur blue light filter dapat membantu mengurangi paparan cahaya biru dari layar perangkat digital.

 

  • 7. Perbanyak Minum Air Putih

Dehidrasi membuat produksi air mata menurun dan memicu mata kering.

 

Menggunakan perangkat digital memang tidak bisa dihindari, tetapi kesehatan mata tetap harus menjadi prioritas. Dengan kebiasaan yang benar dan jeda yang cukup, mata dapat terhindar dari perih, kering, dan kelelahan. Jika keluhan tidak membaik, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter mata agar mendapatkan penanganan yang tepat.